Showing posts with label Favorit. Show all posts
Showing posts with label Favorit. Show all posts

Jul 16, 2013

Ya Allah Ya Rabbi




Ya Allah
Selamatkanlah kami dalam agama ini ….
Sehatkanlah jasmani ini..
Tambah-tambahkanlah dalam berilmu
Berkahilah semua rizki
Terimalah taubat sebelum mati
Rahmatilah selama menemui ajal itu
Berilalah ampunan setelah mati.
Ya Allah,
Mudahkanlah dalam menghadapi sakit sakaratul maut
Bebaskanlah kami dari adzab api neraka
Berilah ampunan ketika hisab
Salaam…

Jan 18, 2013

Inilah Nomor-Nomor Yang Diciptakan Oleh Al-Khawarizmi

APAKAH Anda mengetahui bahwa yang di samping ini adalah nomor-nomor Arab (nomor Islam) yang paling banyak digunakan dalam menghitung di seluruh dunia dan paling mudah digunakan?

Inilah nomor-nomor yang diciptakan oleh Ilmuwan Besar Islam Al Khawarizmi yang menggunakan sistem sesuai banyaknya sudut.

Adapun nomor-nomor yang digunakan oleh orang arab sendiri sekarang, dan yang di dalam Al-Qur'an adalah nomor India (Hindy Number) bukan nomor Arab (Islam).

Nomor-nomor ini terbukti ketika kita membuka program Komputer Microsoft Word, kemudian membuka "Option" lalu ke "Advanced" – "Numeral" dan pilih di sana ada Arabic Number dan Hindy Number.

Nama Asli dari al-Khawarizmi ialah Muhammad Ibn Musa al-khawarizmi. Selain itu beliau dikenali sebagai Abu Abdullah Muhammad bin Ahmad bin Yusoff. Al-Khawarizmi dikenal di Barat sebagai al-Khawarizmi, al-Cowarizmi, al-Ahawizmi, al-Karismi, al-Goritmi, al-Gorismi dan beberapa cara ejaan lagi. Beliau dilahirkan di Bukhara.Tahun 780-850M adalah zaman kegemilangan al-Khawarizmi. al-Khawarizmi telah wafat antara tahun 220 dan 230M.

Ada yang mengatakan al-Khawarizmi hidup sekitar awal pertengahan abad ke-9M. Sumber lain menegaskan beliau hidup di Khawarism, Usbekistan pada tahun 194H/780M dan meninggal tahun 266H/850M di Baghdad.

Dalam pendidikan telah dibuktikan bahawa al-Khawarizmi adalah seorang tokoh Islam yang berpengetahuan luas.

Pengetahuan dan keahliannya bukan hanya dalam bidang syariat tapi di dalam bidang falsafah, logika, aritmatika, geometri, musik, ilmu hitung, sejarah Islam dan kimia.

Al-Khawarizmi sebagai guru aljabar di Eropa

Beliau telah menciptakan pemakaian Secans dan Tangen dalam penyelidikan trigonometri dan astronomi.

Dalam usia muda beliau bekerja di bawah pemerintahan Khalifah al-Ma'mun, bekerja di Bayt al-Hikmah di Baghdad. Beliau bekerja dalam sebuah observatory yaitu tempat belajar matematika dan astronomi. Al-Khawarizmi juga dipercaya untuk memimpin perpustakaan khalifah.

Beliau pernah memperkenalkan angka-angka India dan cara-cara perhitungan India pada dunia Islam. Beliau juga merupakan seorang penulis Ensiklopedia dalam berbagai disiplin. Al-Khawarizmi adalah seorang tokoh yang pertama kali memperkenalkan aljabar dan hisab.

Banyak lagi ilmu pengetahuan yang beliau pelajari dalam bidang matematika dan menghasilkan konsep-konsep matematika yang begitu populer yang masih digunakan sampai sekarang.


Dikutip dari: http://bit.ly/13LeC8k

May 13, 2012

Aku Bangga Terlahir Sebagai Seorang Wanita

[..Saya temukan artikel ini dan aku teringat akan semua muslimah, semoga menjadi bahan renungan untuk lebih baik lagi]
- - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -

Aku bangga terlahir sebagai seorang wanita.Begitu mulianya seorang wanita, sehingga Allah meletakkan surga di bawah telapak kaki seorang ibu.

Begitu mulianya seorang wanita, sehingga Allah menyematkan wanita sholeha sebagai perhiasan dunia yang terindah.

Begitu mulianya seorang wanita, sehingga Rasul mengatakan seorang wanita sholeha lebih baik daripada 1000 lelaki yang sholeh.

Aku lalu bertanya,

Sesungguhnya apa yang membuatku bisa begitu mulia?

Apakah ketika aku menjadi seorang wanita karir?

Apakah ketika aku bisa merebut posisi laki-laki di ranah pekerjaan?

Apakah ketika aku bisa menjadi pemimpin kaum lelaki?

Apakah ketika aku bergelar sarjana, master dan doktor?

Apakah ketika pesona tubuhku melenakan jutaaan pasang mata yang melihatnya?

Apakah ketika aku merasa bisa berdiri sejajar dengan kaum lelaki di sektor publik?


Aku terlahir sebagai wanita yang kusadari memang ada yang berbeda.

Aku memiliki kelembutan untuk menyayangimu.

Aku memiliki kesabaran untuk menjadi sandaranmu.

Aku memiliki ilmu untuk membantumu.

Aku memiliki cinta untuk menjadikanmu nyaman dengan kehadiranku.

Aku memiliki rasa hormat untuk membuatmu menjadi dihargai.

Aku memiliki ketegasan untuk menjaga kehormatanku.


Wanita menjadi mulia saat ia bisa menjadi seorang istri yang bisa mendukung perjuangan suami.

Menjadi seorang ibu yang bisa mencetak generasi idaman umat.

Menjadi anggota masyarakat yang bisa berperan dalam lingkungannya.

Dan menjadi seorang hamba yang takut pada Rabbnya.


Wanita menjadi mulia saat tak silau oleh bujuk rayu dunia.

Tak luntur oleh terpaan badai ujian.

Tak goyah oleh kilauan permata.

Tak runtuh oleh ganasnya gelombang badai kehidupan.

Dan menjadi sosok yang tegar sekuat batu karang.


Wanita menjadi mulia bukan karena balutan busana seksinya.

Ia menjadi mulia dengan hijabnya, hijab yang hanya akan dibuka pada orang yang layak untuknya.

Karena Ia laksana mutiara di tengah lautan, yang tidak sembarangan orang bisa menyentuhnya,

bukan laksana bunga di pinggir jalan yang setiap orang bisa memetiknya bahkan membuangnya sesuka hatinya.

Wanita tak akan menurun kemuliannya saat tidak dianggap berkulit putih, bertubuh langsing, berambut lurus, berwajah cantik, dan berbarang merk mahal dan terkenal.


Tapi dia akan menunjukkan diri dengan akhlak mulianya, kelembutan hatinya, kesantunan lisannya, ketulusan senyumnya, keteduhan pandangannya, kecerdasan fikir dan emosinya, serta keteguhan sikapnya.


Wanita tak lebih menurun kemuliannya ketika Ia hanya menjadi ibu rumah tangga.

Bahkan itu adalah profesi paling mulia bagi seorang wanita, ummu warobatul bait, yang dimata para feminis dan pejuang gender tak ada nilainya.


Bukankah kemuliaan tertinggi hanya di mata Allah?

Dan menjadi ibu dan pengatur rumah tangga adalah multiprofesi tanpa gaji tapi berpahala tinggi.


Di tangan seorang istrilah dukungan utama perjuangan suami, sandaran rasa lelah suami, tempat terindah keluh kesah suami, dan hiburan paling mujarab bagi suami.

Di tangan seorang ibu lah generasi dilahirkan, dipersiapkan, dididik dan diperhatikan.

Dialah madrasah pertama dan utama, yang melahirkan calon-calon generasi andalan umat.

Dialah manajer rumah tangga paling handal, direktur keuangan paling mumpuni dan partner paling hebat untuk keluarga, yang menjadikan rumahnya adalah baity jannati bagi siapa saja yang berada bersamanya.

Maka berbanggalah dengan peranmu wahai wanita, dan jadikanlah dirimu sebenar-benar perhiasan dunia.


Wanita dapat mengatasi beban lebih baik dari lelaki.

dia mampu menyimpan kebahagiaan dan pendapatnya sendiri.

dia mampu tersenyum ketika hatinya menjerit kesedihan.

mampu menyanyi ketika menangis.

menangis saat terharu.

bahkan tertawa ketika ketakutan.


Wanita berkorban demi orang yang dicintainya.

dia mampu berdiri melawan ketidak adilan.

dia menangis saat melihat anaknya adalah pemenang.

dia gembira dan bersorak saat kawannya tertawa bahagia.

dia begitu bahagia mendengar suara kelahiran.

Wanita begitu bersedih mendengar berita kesakitan dan kematian.

tapi dia mampu mengatasinya.


Allah Azza Wa Jalla menciptakan seorang wanita.

ia diharuskan untuk menjadi seorang yang istimewa.

Allah Azza Wa Jalla membuat bahunya cukup kuat untuk menopang dunia akan cinta dan luka serta lembut dalam memberikan kenyamanan pada cintanya.

Allah Azza Wa Jalla memberikannya kekuatan dari dalam untuk mampu melahirkan anak dan menerima penolakan yang seringkali datang dari anak-anaknya.

Allah Azza Wa Jalla memberinya kekerasan untuk membuatnya tetap tegar ketika orang-orang lain menyerah.

dan mengasuh keluarganya dengan penderitaan dan kelelahan tanpa mengeluh.


Allah Azza Wa Jalla memberinya kepekaan untuk mencintai anak-anaknya dalam setiap keadaan.

bahkan ketika anaknya bersikap sangat menyakiti hatinya.

Allah Azza Wa Jalla memberinya kekuatan untuk menyokong suaminya dalam kegagalannya.

sebagai tameng cinta pada sebuah luka hati untuk saling memiliki.

dan melengkapi dengan tulang rusuk suaminya untuk melindungi hatinya.

Allah Azza Wa Jalla memberinya kebijaksanaan untuk mengetahui bahwa seorang suami yang baik takkan pernah menyakiti isterinya.

tetapi kadang menguji kekuatannya dan ketetapan hatinya untuk berada disisi suaminya tanpa ragu dan pilu.


Allah Azza Wa Jalla memberinya air mata untuk diteteskan pada saat bahagia itu datang, pada saat luka itu hilang. Air mata adalah salah satu cara dia menunjukkan, kegembiraan, kerisauan, cinta, kesepian, penderitaan, dan kebanggaan.

Ini adalah khusus miliknya untuk digunakan kapanpun ia perlukan.

Kecantikan seorang wanita bukanlah dari pakaian yang dikenakannya.

sosok yang ia tampilkan atau bagaimana ia menyisir rambutnya.

Kecantikan seorang wanita harus dilihat dari matanya.

karena itu adalah pintu hatinya, tempat dimana cinta itu ada.


Cintanya tanpa syarat....

hanya satu yang kurang dari wanita.

dia selalu lupa betapa berharganya dia....

Lembut mu tak berarti kau mudah dijual beli.

Kau mampu menyaingi lelaki dalam berbakti.

Lembut bukan hiasan bukan jua kebanggaan.

Tapi kau sayap kiri suami yang sejati.

Dibalik bersih wajah mu dibalik tabir dirimu.

Ada rahasia agung tersembunyi dalam diri.

Itulah sekeping hati yang takut pada illahi.

Berpegang pada janji mengabdikan diri.


Malu mu mahkota yang tidak perlukan singgasana.

Tapi ia berkuasa menjaga diri dan tidak ada siapapun yang akan boleh merampasnya.

Melainkan kau sendiri yang pergi menyerah diri.

Ketegasan mu umpama benteng negara dan agama.

Dari dirobohkan dan hanya dari dibinasakannya.


Kau mutiara terpelihara.

Mahligai syurga itulah tempatnya.



Sumber: Muslimah Sejati.


Powered by Telkomsel BlackBerry®

Oct 19, 2011

Wanita Sejati

Seorang gadis kecil bertanya kepada ayahnya; "Ayah, ceritakan kepadaku tentang wanita sejati" Sang ayah pun menoleh kemudian tersenyum.....


Anakku,
Seorang wanita sejati bukanlah dilihat dari kecantikan paras wajahnya, melainkan dari kecantikan hati yang ada di baliknya.... .
Wanita sejati bukan dilihat dari bentuk tubuhnya yang mempesona, melainkan dilihat dari sejauh mana ia menutupi bentuk tubuhnya.... .
Wanita sejati bukan dilihat dari begitu banyaknya kebaikan yang ia berikan, Melainkan dari keikhlasannya memberikan kebaikan itu......
Wanita sejati bkn dilihat dari seberapa Indah lantunan suaranya, melainkan dari apa yang sering mulutnya bicarakan... .
Wanita sejati bukan dilihat dari keahliannya Berbahasa, melainkan dari bagaimana cara Ia berbicara...

Sang ayah diam sejenak sembari melihat ke arah puterinya.

"Lantas apa lagi Ayah?" sahut puterinya... ...

Ketahuilah puteriku...
Wanita sejati bukan dilihat dari keberaniannya dalam Berpakaian, melainkan sejauh mana ia berani mempertahankan kehormatannya. ......
Wanita sejati Bukan dilihat dari kekhawatiran digoda orang di jalan, Melainkan kekhawatiran dirinyalah yang Mengundang orang untuk menggoda.... .
Wanita sejati Bukanlah dilihat dari seberapa banyak dan Besarnya ujian yang ia jalani, melainkan sejauh mana ia Menghadapi ujian itu dengan penuh rasa Syukur.....

dan ingatlah...

Wanita sejati bukan dilihat dari Sifat supelnya dalam bergaul, Melainkan sejauh mana ia bisa Menjaga kehormatannya dalam bergaul.....

Sent from my BlackBerry® smartphone

Oct 13, 2011

Seekor angsa bertanya kepada langit

Seekor angsa bertanya kepada langit,
mana yang lebih putih, buluku atau awan-awanmu, tetapi tak perlu lagi jawaban karena hari menjadi mendung,

awan berubah kalabu dan langit semakin gelap, tidak sepotong awan putih pun bertengger di atas,

semuanya menghitam dan kemudian tercurah ke bumi dalam tirai hujan berkepanjangan,

angsa itu tertawa karena merasa dirinya lebih putih,

lantas menyeret anak-anaknya berlarian ke tanah lapang dan bermain dalam gelora hujan,

sampai hari terang kembali dan langit terasa baru selesai dicuci,

begitu jernih merentang dalam dengan awan-awan putih yang tipis runcing serta bening, seperti terpahat di langit ketujuh,

membuat angsa itu tertegun kembali dan berpikir,

yang lebih dahsyat bukan yang lebih putih tetapi yag tetap memutih setelah sempat menjadi hitam,

ia pun mengagguk sambil menunduk dan memberi hormat kepada awan-awan itu,

putih bukan hanya kesucian tapi juga keteguhan......

(putu wijaya)


Sent from my BlackBerry® smartphone