Jul 14, 2013

Puasapun Bertingkat


Alhamdulillah wa shalatu wassalaamu ala asrafil anbiya'i wal mursaliin wa'ala alihi wa shahbihi ajmaiin..

Hikmah ramadhan ini bagi sebagian orang akan berbeda dengan sebagian orang yang lainnya,
Penjual es kelapa muda…
Penjual gorengan…
Pegawai..
Pengusaha,
dll



Puasa hanya menahan lapar dan dahaga….


رُبَّ صَائِمٍ حَظُّهُ مِنْ صِيَامِهِ الْجُوْعُ وَ الْعَطَشُ

"Banyak orang yang berpuasa namun bagiannya dari  puasanya hanyalah lapar dan haus ."

Allah S.W.T berfirman : “Hai orang-orang yang beriman, jauhilah kebanyakan dari prasangka, sesungguhnya sebagian prasangka itu adalah dosa dan janganlah kamu mencari-cari kesalahan orang lain dan janganlah sebahagian kamu menggunjing sebahagian yang lain. Sukakah salah seorang di antara kamu memakan daging saudaranya yang sudah mati? Maka tentulah kamu merasa jijik kepadanya. Dan bertaqwalah kepada Allah.Sesungguhnya Allah Maha Penerima taubat lagi Maha Penyayang. ” (Al-Qur’an Surat Al-Hujuraat:12) 

Sebab puasa itu bukanlah semata-mata menahan lapar dan haus, akan tetapi adalah menahan hawa nafsu. Boleh jadi orang tersebut berdusta, menggunjing dan memandang dengan syahwat, sehingga yang demikian itu membatalkan hakikat puasa.

Barang siapa yang tidak meninggalkan perkataan dusta 
dan beramal dengannya serta berbuat maksiat, 
maka Allâh sama sekali tidak butuh ia meninggalkan makanan dan minumannya.
 
(HR al-Bukhari)



Puasa diatas yg bertambah menjauhi maksiat dan dosa

Karena iman dan mengharap pahala dari allah….
Ayat yang sudah sangat popular diantara kita akan janji allah,
Hai orang orang yg beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa seperti diwajibkannya orang orang sebelummu, agar kamu menjadi taqwa…
Ini adalah tingkatan paling tinggi yang di inginkan allah swt,



0 comments :

Post a Comment